1 Ramadhan 1446 H (1 Maret 2025 M)
Pembicara :
Ustadz Lukmanul Hakim, S.Pd.I (Kepala SMP IT Harapan Bunda Purwokerto)
Dalil : Q.S. Al Baqarah : 183
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"
Apakah Takwa itu???
Ada sebuah riwayat yang menceritakan perbincangan antara Umar bin Khattab dengan Ubay bin Ka'ab
Umar bin Khattab bertanya kepada sahabatnya Ubay bin Ka’ab tentang apa itu takwa. Lalu Ubay menjawab dengan balik bertanya kepada Umar.
“Bukankah Anda pernah melewati jalan yang penuh duri?”
“Ya, pernah,” jawab Umar.
“Apa yang Anda lakukan?” tanya Ubay lagi.
“Saya akan bersiap-siap dan berjalan dengan hati-hati,” jawab Umar.
“Itulah takwa,” kata Ubay bin ka’ab.
Berhati hati, waspada jangan sampai diri menginjak duri-duri yang bertebaran di jalanan kehidupan itulah taqwa. Duri-duri jalanan itu adalah perbuatan maksiat, perkara-perkara yang dilarang atau diharamkan Allah SWT.
Sikap kehati-hatian dengan mengambil pelajaran dari Puasa Ramadhan diantaranya :
1. Berhati-hati dalam makanan dan minuman
- Pastikan makanan dan minuman yang kita konsumsi adalah yang halal
- Jangan makan dan minum dari sesuatu yang Allah dan RasulNya haramkan, haram zatnya ataupun haram cara memperolehnya.
Efek seseorang yang suka makan/minum yang haram:
- energi yang didapat dari makanan/minuman yang haram akan menuntun anggota tubuh untuk melakukan keburukan, hati menjadi keras, sulit dinasehati dll
- doa kita tidak akan dikabulkan
- tidak akan dapat menerima ilmu Allah SWT
- setiap daging dan darah yang tumbuh dari sesuatu yang haram, maka neraka lebih baik darinya
- hati-hati dengan makanan/minuman yang subhat. klo di Ramadhan kita bisa membentengi dari makanan/minuman yang subhat maka, kita akan terpelihara dari makanan/minuman yang subhat
- jangan berlebih-lebihan jika makan atau minum, bagilah perut dalam 3 bagian (sepertiganya makanan, sepertiganya minuman, sepertiga lainnya udara)
2. Berhati-hati dengan lisan/perkataan
Di bulan Ramadhan kita belajar untuk menjaga lisan kita dari hal-hal yang bisa menghapus pahala puasa kita.
jangan sampai kita lelah-lelah berpuasa tapi tidak mendapat apa-apa kecuali lapar dan haus, dikarenakan lisan kita berkata-kata yang kasar, mengumpat, menghina, memfitnah dan seterusnya.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)
Sibukkan lisan kita dengan berdzikir juga membaca Al Qur'an
3. Berhati-hati dengan emosional
Allah Swt berfirman dalam surah Ali Imran Ayat 134-135 :
3. Berhati-hati dengan emosional
Allah Swt berfirman dalam surah Ali Imran Ayat 134-135 :
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (134) وَالَّذِينَ إِذا فَعَلُوا فاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَاّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلى ما فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (135)
(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.
Rasulullah SAW juga bersabda :
"Jangan kamu marah, maka bagimu surga (akan masuk Surga)" (HR Ath-Thabrani)
Orang yang kuat bukan orang yang selalu menang dalam pertandingan, tapi yang mampu mengendalikan emosinya saat sedang marah.
Panduan Rasulullah ketika sedang marah
4. Berhati-hati dengan amal perbuatan
Allah akan menghapus pahala ibadah wajib dan sunah bagi 3 golongan manusia:
a. bagi yang durhaka kepada kedua orang tua
b. mengungkit-ngungkit pemberian dan menyakiti hati kepada orang lain
c. mendustakan takdir Allah SWT, tidak ridho
maka di bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk selalu berhati-hati dengan apa yang kita perbuat. jangan sampai kita termasuk dalam 3 golongan di atas...
- berlindung kepada Allah dengan taawudz : A'udzubillaahi minassyaithoonirrajim, aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk
- berwudhu
- diam
- mengubah posisi, saat berdiri maka duduklah, jika dalam duduk maka berbaringlah
4. Berhati-hati dengan amal perbuatan
Allah akan menghapus pahala ibadah wajib dan sunah bagi 3 golongan manusia:
a. bagi yang durhaka kepada kedua orang tua
b. mengungkit-ngungkit pemberian dan menyakiti hati kepada orang lain
c. mendustakan takdir Allah SWT, tidak ridho
maka di bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk selalu berhati-hati dengan apa yang kita perbuat. jangan sampai kita termasuk dalam 3 golongan di atas...
Semoga melalui ibadah puasa ramadhan, kita bisa menjadi orang-orang yang semakin bertakwa, semakin berhati-hati, menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan Allah SWT...
link video kajian
==============================
Persiapkan perjalanan umroh anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)
Info paket umroh Naffar Tour, Kunjungi kami di:
Registrasi simpanan umroh KoSPE:
#ramadhan1446H #kajian #subuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar