Halaman

Jumat, 07 Maret 2025

Ramadhan Series : Ramadhan Bulan Peningkatan

Resume Kajian Ba'da Subuh Masjid Dhoefulloh Al Muthoiri Kedungwringin Patikraja Banyumas
6 Ramadhan 1446H / 6 Maret 2025M
Pembicara : Ust Sunhadi Faizan, Lc.
Tema : Ramadhan Bulan Peningkatan


Bulan Ramadhan adalah bulan yang tepat untuk kita melakukan evaluasi dan selanjutnya memperbaiki beberapa hal, diantaranya adalah :

- Pentingnya untuk sering mengevaluasi diri, apakah cara pikir kita, apa yang kita kerjakan sesuai dengan tuntunan Allah SWT dan Rasulullah SAW dalam Al Qur'an dan Sunah

- Para Nabi dan Rasul adalah sebaik-baik contoh dalam berbuat dan beribadah

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَتَّخِذُوْٓا اٰبَاۤءَكُمْ وَاِخْوَانَكُمْ اَوْلِيَاۤءَ اِنِ اسْتَحَبُّوا الْكُفْرَ عَلَى الْاِيْمَانِۗ وَمَنْ يَّتَوَلَّهُمْ مِّنْكُمْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan bapak-bapakmu dan saudara-saudaramu sebagai pelindung, jika mereka lebih menyukai kekafiran daripada keimanan. Barangsiapa di antara kamu yang menjadikan mereka pelindung, maka mereka itulah orang-orang yang zalim" (Q.S. At Taubah : 23)


- Evaluasi karakter/sifat kita, terus perbaiki dan latih di bulan Ramadhan agar menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi lebih punya rasa empati (lebih dermawan), mampu lebih menahan emosi, mudah memaafkan, lebih rajin ibadah, rajin bekerja dan seterusnya

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ

"(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan," (Q.S. Ali Imron : 134)


- Evaluasi/perbaiki cara berinteraksi kita, baik interaksi kita kepada Allah SWT (Habluminallah) juga interaksi kita kepada sesama manusia (habluminannas)


Link video kajian :
https://www.youtube.com/live/hbgKeufCm1U

====================

Mari persiapkan perjalanan Umroh dan Haji Khusus Anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour silakan klik:
https://ekowahyuprianto.naffartour.com

Registrasi simpanan umroh KoSPE silakan klik:
s.id/bukaSimpananUmroh

Rabu, 05 Maret 2025

Ramadhan Series : Tiga Golongan yang Dicintai Allah

Resume Kajian Ba'da Subuh Masjid Dhoefulloh Al Muthoiri Kedungwringin Patikraja Banyumas
5 Ramadhan 1446H / 5 Maret 2025M
Pembicara : Ustadz Rachmat Abu Fadhli SD IT Putera Harapan Purwokerto
Tema : Tiga Golongan yang Dicintai Allah



- Mencintai Allah adalah sebuah kepastian, namun dicintai oleh Allah adalah suatu hal yang harus diperjuangkan

Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan sebuah hadits berharga, suatu saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

ثَلَاثَةٌ يُحِبُّهُمُ اللهُ وَيَضْحَكُ إِلَيْهِمْ وَيَسْتَبْشِرُ بِهِمْ : الَّذِيْ إِذَا انْكَشَفَتْ فِئَةٌ قَاتَلَ وَرَاءَهَا بِنَفْسِهِ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ، فَإِمَّا أَنْ يُقْتَلَ وَإِمَّا أَنْ يَنْصُرَهُ اللهُ ، وَيَكْفِيْهِ ، فَيَقُوْلُ : اُنْظُرُوْا إِلَى عَبْدِيْ هَذَا كَيْفَ صَبَرَ لِيْ بِنَفْسِهِ ، وَالَّذِيْ لَهُ امْرَأَةٌ حَسَنَةٌ ، وَفِرَاشٌ لَيِّنٌ حَسَنٌ فَيَقُوْمُ مِنَ الَّليْلِ ، فَيَقُوْلُ : يَذَرُ شَهْوَتَهُ فَيَذْكُرُنِيْ وَلَوْ شَاءَ رَقَدَ ، وَالَّذِيْ إِذَا كَانَ فِيْ سَفَرٍ ، وَكَانَ مَعَهُ رُكَّبٌ فَسَهِرُوْا ثُمَّ هَجَعُوْا ، فَقَامَ مِنَ السَّحَرِ فِيْ سَرَّاءٍ وَضَرَّاءٍ.

“Ada tiga golongan yang dicintai oleh Allah, Allah tertawa seraya bangga terhadap mereka;

Pertama, orang yang apabila pasukannya kalah, ia tetap maju berperang seorang diri demi mencari keridaan Allah, bisa jadi ia akan terbunuh (syahid) dan bisa jadi ia akan diberi kemenangan oleh Allah, dan cukuplah hal itu baginya. Lalu Allah berkata, “Lihatlah hamba-Ku ini! Dia telah sabar mengorbankan jiwanya demi Aku.”

Kedua, orang yang memiliki istri yang baik lagi cantik dengan dihiasi kasur yang empuk nan mewah, namun di malam hari ia tetap bangun untuk mengingat Allah. Hingga Allah berkata, “Hamba-Ku telah mengorbankan syahwatnya demi Aku! Sekiranya dia berkehendak, pastilah ia akan tidur.”

Ketiga, Orang yang apabila dalam perjalanan bersama dengan para musafir, mereka menempuh perjalanan hingga larut malam dan tertidur (karena kelelahan). Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang tetap bangun di waktu sahur (beribadah kepada Allah) dalam kondisi sempit maupun lapang


- Untuk Golongan pertama pada kondisi sekarang dapat dikiaskan/dianalogikan dengan seseorang yang terus istiqomah menjalankan ibadah Ramadhan dimana sebagian yang lain sibuk mempersiapkan Idul Fitrinya. Dan tentunya tidak hanya di bulan Ramadhan saja, tapi di bulan-bulan lain juga tetap istiqomah menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangan Allah SWT.

- Untuk golongan kedua dapat juga dikiaskan/dianalogikan dengan seseorang yang mempunyai harta benda yang dicintai, namun ia tinggalkan atau ia gunakan harta bendanya tersebut untuk digunakan di jalan Allah SWT.



Link video kajian :
https://youtube.com/live/LapdHSM0_No?feature=share

========================================

Persiapkan perjalan Umroh dan Haji Khusus Anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour silakan klik:
https://ekowahyuprianto.naffartour.com

Registrasi simpanan umroh KoSPE silakan klik:
s.id/bukaSimpananUmroh

Selasa, 04 Maret 2025

Ramadhan Series : Sholat Kunci Surga

Resume Kajian Ba'da Subuh Masjid Dhoefulloh Al Muthoiri, Kedungwringin, Patikraja, Banyumas
4 Ramadhan 1446H / 4 Maret 2025M
Pembicara : Ust. Dr. Darsitun, M.Pd.I
Tema : Sholat Kunci Surga


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dari Muadz bin Jabal, Rosululloh SAW bersabda:
أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ كُلِّهِ وَعَمُودِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ

“Maukah aku tunjukkan kepadamu pokok urusan itu, tiangnya, dan puncak ketinggiannya?” Aku menjawab: “Ya, wahai Rasululloh”.
Beliau bersabda: “Pokok urusan itu adalah Islam (yaitu syahadat Laa ilaaha illa Allah dan syahadat Muhammad adalah hamba dan utusanNya), tiangnya adalah sholat, dan puncak ketinggiannya adalah jihad”.
(HR. Ahmad, 5/230, 236, 237, 245; Tirmidzi, no: 2616; Ibnu Majah, no: 3872; dll. Dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami’ush Shoghir, no: 5126 dan Irwaul Gholil, no. 413. Hadits ini juga dimuat di dalam Arba’in Nawawiyah, no 29 dan Riyadhus Sholihin, no. 1522, keduanya karya imam An-Nawawi)

Disebutkan juga dalam riwayatkan Imam Baihaqi, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: 
"Sholat adalah tiang agama, barang siapa mendirikannya, maka sungguh ia telah menegakkan agama (Islam) itu dan barang siapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu."

Q.S. Al Ankabut : 45
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."

- Kita harus banyak bersyukur, bahwa di Indonesia dalam menjalankan ibadah kita dalam keadaan aman, berbeda dengan di beberapa negara lain seperti Palestina, yang untuk sholat meraka dalam keadaan was-was.

- Sholat adalah tiang agama, maka harus diperhatikan. Sepert halnya rumah, jika tiang sudah miring tapi tidak segera diperbaiki, maka akan robohlah rumah tersebut

- Sholat itu rukun Islam yang kedua setelah syahadatain. kalau orang sudah mengucapkan syahadatain, maka apa buktinya? ya dengan melaksanakan sholat. Di bulan Ramadhan ini adalah kawah candradimuka, salah satunya untuk memperbaiki sholat kita, sebagai salah satu bentuk pengabdian kita kepada Allah SWT.

- Sholat memiliki kedudukan khusus dibandingkan seluruh jenis ibadah ditinjau dari sisi pewajibannya. Bahwa Rasulullah SAW diperjalankan pada peristiwa Isra Mi'raj, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat langsung dari Allah SWT.

- Sholat menghapus kesalahan sebagaimana air membersihkan kotoran.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »

“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata, “Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa.” (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)


sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233)


- Sholat adalah hal yang terakhir dari agama ini yang akan dicabut dari diri seseorang. dan kalau sudah diremehkan akan menjadi remeh agama orang tersebut (perilakunya dan seterusnya)

- Salah satu adab penuntut ilmu, ilmu yang sudah diketahui bukan untuk mencari keburukan orang lain tapi untuk menjadi pengingat untuk diri sendiri

- Sholat sebagai bentuk memperkokoh persaudaraan di antara kaum muslimin

- Sholat merupakan amalan yang pertama kali dihisab di hari kiamat.

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قاَلَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ ، قَالَ الرَّبُ – عَزَّ وَجَلَّ – : اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا )) رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيثٌ حَسَنٌ ))

"Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]


- Termasuk yang bisa membantu kita untuk sempurna sholat wajib adalah dengan diikuti dengan sholat-sholat sunah (sholat tahyatul masjid, rawatib, dll)

- Orang yang mendirikan sholat, akan dekat posisi duduknya dengan Rasululloh SAW di surga
عَنْ رَبِيْعَةَ بْنِ كَعْبٍ الأَسْلَمِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَلْ»، فَقُلْتُ: أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الجَنَّةِ، فَقَالَ: «أَوَ غَيْرَ ذلِكَ؟»، قُلْتُ: هُوَ ذَاكَ،قَالَ: «فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepadaku, ‘Mintalah (padaku).’” Aku menjawab, “Aku memohon dapat bersama denganmu di surga.” Beliau bertanya, “Apakah ada yang lain?” Aku menjawab, “Hanya itu saja.” Beliau bersabda, “Tolonglah aku untuk mendoakan dirimu dengan banyak sujud.”
(HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 489]

- Sholat adalah sebaik-baik amalan yang harus jadi perhiasan seorang muslim, sebaik-baik dilakukan untuk dipersembahkan kepada Allah SWT

مِفْتَاحُ الْجَنَّةِ الصَّلاَةُ  
"Kunci surga adalah shalat" (HR Ahmad)

Link video kajian :

===============================
Mari persiapkan perjalanan umroh dan haji khusus Anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour silakan klik:

Registrasi simpanan umroh KoSPE:

Senin, 03 Maret 2025

Ramadhan Series : Mukmin Penggerak

Resume Kajian Bada Subuh Masjid Dhoefulloh Al Muthoiri Kedungwringin, Patikraja
3 Ramadhan 1446H / 3 Maret 2025M
Pembicara : Ust. Arif Fauzi, Lc., M.Pd. (Direktur PPM Zam-zam Cilongok)
Tema : Mukmin Penggerak


Setiap muslim punya tanggung jawab di pundaknya, utamanya tanggung jawab untuk diri dan keluarga, serta selanjutnya di lingkup yang lebih luas, tanggung jawab pada masyarakat

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ

Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Q.S. At-Tahrim:6)


Bagaimana cara menjaga diri dari api neraka:
- dengan menjalankan semua perintah Allah SWT
- meninggalkan apa-apa yang dilarang Allah SWT

Kita bisa melindungi keluarga kita dari api neraka dengan:
- memberikan rezeki yang halal
- memberikan pendidikan terbaik untuk anak

Setiap muslim harus selalu bergerak, tidak boleh mager (males gerak). salah satunya tentang sholat, terkhusus bagi laki-laki bahwa ketika mendengar adzan maka wajib baginya untuk mendatangi (sholat berjamaah) 
Dari Abdullah bin Abbas radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

مَن سَمِعَ النِّداءَ فلَم يأتِ فلا صَلاةَ لَه إلَّا مِن عُذرٍ

Barangsiapa yang mendengar adzan, namun tidak mendatanginya maka tidak ada shalat baginya, kecuali ada udzur” (HR. Abu Daud no.551, Ibnu Majah no.793, dishahihkan oleh Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram [114]).

Seorang muslim juga harus terus bergerak, bergerak dalam menuntut ilmu. Imam Syafi'i menyampaikan ilustrasi, bahwa "air yang bergerak akan lebih baik dari air yang menggenang". 

Landasan Ideologis berkaitan dengan Mukmin Penggerak :

1. Q.S. Ali Imron : 104


وَلْتَكُنْ مِّنْكُمْ اُمَّةٌ يَّدْعُوْنَ اِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۗ وَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ

"Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung".

Berdasarkan ayat di atas, bahwa orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang selalu mengajak/menyeru pada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar. Ormas-ormas Islam seperti Muhammadiyah, NU, Al Irsyad dll juga salah satu pengamalan dari ayat di atas.

Imam Muslim meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya, hadits dari sahabat Uqbah bin ‘Amr bin Tsa’labah radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه
Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893).

 
2. Q.S. Al Maidah : 2

وَتَعَاوَنُوْا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوٰىۖ وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah sangat berat siksaan-Nya."

Bahwa berbuat baik itu tidak bisa dilakukan sendirian, tapi harus dilakukan secara bersama-sama, berjamaah.

Manfaat berbuat baik secara berjamaah adalah ringan. Misal seseorang mampu membangun masjid sendirian. Maka akan lebih baik bila dilakukan secara bersama untuk menjaga keikhlasan.

3. Q.S. Al Asr : 2-3


اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ
اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
"sungguh, manusia berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran."
Kewajiban orang yang melihat kemungkaran :
- mengubah dengan tangannya (kuasanya)
- mengubah dengan lisannya (ucapannya)
- mengubah dengan hatinya (doanya)

4. Hadits Rosulullah SAW

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Al-Qadlaa’iy dalam Musnad Asy-Syihaab no. 129, Ath-Thabaraaniy dalam Al-Ausath no. 5787).


Manfaat menjadi Mukmin Penggerak:

  • Dijamin keberuntungannya oleh Allah (Q.S. Ali Imron: 104)
  • Kita menjadi orang yang baik
  • Menjadi sebab hidayah bagi orang lain, dan akan mendapat pahala orang-orang yang mendapat hidayah tersebut 
  • Senantiasa diberikan manfaat atas apa yang dilakukannya (menjadi amal jariyah)

Link video kajian :

https://www.youtube.com/live/FHPLbhwWNZQ

==============

Mari persiapkan perjalanan Umroh dan Haji Khusus Anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour :
https://ekowahyuprianto.naffartour.com

Registrasi simpanan umroh KoSPE :
https://s.id/bukaSimpananUmroh

#mukminpenggerak #amarmakrufnahimunkar


Minggu, 02 Maret 2025

Ramadhan Series : Keutamaan Bulan Ramadhan

Resume Kajian Bada Subuh Masjid Dhoefulloh Al Muthoiri Kedungwringin Patikraja
2 Ramadhan 1446 H / 2 Maret 2025 M
Pembicara : Dr. H. Mustolikh, M.Si.


Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya umat manusia mengetahui pahala ibadah di bulan ramadhan, maka niscaya mereka akan meminta agar satu tahun penuh menjadi ramadhan.” (HR. Tabrani, Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi).


Lalu apa saja si, keutamaan bulan Ramadhan???

1. Bulan yang Agung juga Berkah

Berkah --> semakin bertumbuh dan berkembangnya kebaikan

Surat Al-A'raf ayat 96 berbunyi:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْقُرَىٰٓ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّقَوْا۟ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَٰتٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا۟ فَأَخَذْنَٰهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
"Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan".

Surat Al Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"


Berdasarkan kedua surat di atas, bahwa syarat untuk kita bisa mendapatkan keberkahan adalah memiliki iman dan takwa (apa itu takwa, bisa disimak pada postingan sebelumnya : https://naffartourptk.blogspot.com/2025/02/ramadhan-series-tujuan-pokok-puasa.html )


4 indikator orang beriman:
- wajahnya selalu ceria
- lisan yang lemah lembut
- penuh cinta kasih
- tangannya suka memberi


Orang yang bertakwa akan memperoleh jaminan :
- merupakan sebaik-baik bekal
- jaminan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi


2. Salah satu malamnya lebih baik dari 1000 bulan

Surat Al Qadr ayat 3

لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ

"Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan"

Ketika kita melaksanakan ibadah wajib maupun sunah dan bertepatan dengan malam lailatul qadr, maka pahalanya lebih baik dari pahala ibadah yang dikerjakan selama 1000 bulan.


3. Siang harinya (shaum) sebagai fardhu, malamnya (sholat malam) sebagai sunah

Dari Abu Hurairah, ia berkata,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).


4. kalau kita melaksanakan ibadah sunnah maka ganjarannya setara dengan melaksanakan ibadah wajib, apabila kita melaksanakan ibadah wajib maka ganjarannya bisa 70x ibadah wajib di luar bulan Ramadhan.


5. Bulan kesabaran dan kasih sayang

pahala orang sabar adalah surga

pahala orang sabar tak terhingga


6. Ketika kita memberi makan/minum untuk buka puasa/iftor, maka itu sebagai penghapus dosa-dosa kita dan mendapatkan pahala tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut


7. Barangsiapa yang memberi minum orang yang berpuasa, maka Allah akan memberi minum dari telaga Allah, dan dia tidak akan haus sampai ia masuk surga

link video kajian :

========================
Mari persiapkan perjalanan umroh Anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour silakan kunjungi :

Registrasi pembukaan rekening simpanan umroh silakan klik:

#keutamaan #ramadhan

Sabtu, 01 Maret 2025

Ramadhan Series : Tujuan Pokok Puasa Ramadhan

Resume Kajian Bada Subuh,
1 Ramadhan 1446 H (1 Maret 2025 M)
Pembicara :
Ustadz Lukmanul Hakim, S.Pd.I (Kepala SMP IT Harapan Bunda Purwokerto)



Dalil : Q.S. Al Baqarah : 183


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"


Apakah Takwa itu???

Ada sebuah riwayat yang menceritakan perbincangan antara Umar bin Khattab dengan Ubay bin Ka'ab

Umar bin Khattab bertanya kepada sahabatnya Ubay bin Ka’ab tentang apa itu takwa. Lalu Ubay menjawab dengan balik bertanya kepada Umar.

“Bukankah Anda pernah melewati jalan yang penuh duri?”
“Ya, pernah,” jawab Umar.
“Apa yang Anda lakukan?” tanya Ubay lagi.
“Saya akan bersiap-siap dan berjalan dengan hati-hati,” jawab Umar.
“Itulah takwa,” kata Ubay bin ka’ab.

Berhati hati, waspada jangan sampai diri menginjak duri-duri yang bertebaran di jalanan kehidupan itulah taqwa. Duri-duri jalanan itu adalah perbuatan maksiat, perkara-perkara yang dilarang atau diharamkan Allah SWT.

Sikap kehati-hatian dengan mengambil pelajaran dari Puasa Ramadhan diantaranya :

1. Berhati-hati dalam makanan dan minuman

- Pastikan makanan dan minuman yang kita konsumsi adalah yang halal

- Jangan makan dan minum dari sesuatu yang Allah dan RasulNya haramkan, haram zatnya ataupun haram cara memperolehnya.

    Efek seseorang yang suka makan/minum yang haram:
  • energi yang didapat dari makanan/minuman yang haram akan menuntun anggota tubuh untuk melakukan keburukan, hati menjadi keras, sulit dinasehati dll
  • doa kita tidak akan dikabulkan
  • tidak akan dapat menerima ilmu Allah SWT
  • setiap daging dan darah yang tumbuh dari sesuatu yang haram, maka neraka lebih baik darinya

- hati-hati dengan makanan/minuman yang subhat. klo di Ramadhan kita bisa membentengi dari makanan/minuman yang subhat maka, kita akan terpelihara dari makanan/minuman yang subhat

- jangan berlebih-lebihan jika makan atau minum, bagilah perut dalam 3 bagian (sepertiganya makanan, sepertiganya minuman, sepertiga lainnya udara)


2. Berhati-hati dengan lisan/perkataan

Di bulan Ramadhan kita belajar untuk menjaga lisan kita dari hal-hal yang bisa menghapus pahala puasa kita.
jangan sampai kita lelah-lelah berpuasa tapi tidak mendapat apa-apa kecuali lapar dan haus, dikarenakan lisan kita berkata-kata yang kasar, mengumpat, menghina, memfitnah dan seterusnya.


Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Sibukkan lisan kita dengan berdzikir juga membaca Al Qur'an


3. Berhati-hati dengan emosional

Allah Swt berfirman dalam surah Ali Imran Ayat 134-135 :

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعافِينَ عَنِ النَّاسِ ‌وَاللَّهُ ‌يُحِبُّ ‌الْمُحْسِنِينَ (134) وَالَّذِينَ إِذا فَعَلُوا فاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَاّ اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلى ما فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (135)

(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.

Rasulullah SAW juga bersabda :
"Jangan kamu marah, maka bagimu surga (akan masuk Surga)" (HR Ath-Thabrani)

Orang yang kuat bukan orang yang selalu menang dalam pertandingan, tapi yang mampu mengendalikan emosinya saat sedang marah.

Panduan Rasulullah ketika sedang marah
  • berlindung kepada Allah dengan taawudz : A'udzubillaahi minassyaithoonirrajim, aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk
  • berwudhu
  • diam
  • mengubah posisi, saat berdiri maka duduklah, jika dalam duduk maka berbaringlah

4. Berhati-hati dengan amal perbuatan

Allah akan menghapus pahala ibadah wajib dan sunah bagi 3 golongan manusia:
a. bagi yang durhaka kepada kedua orang tua
b. mengungkit-ngungkit pemberian dan menyakiti hati kepada orang lain
c. mendustakan takdir Allah SWT, tidak ridho

maka di bulan Ramadhan ini kita dilatih untuk selalu berhati-hati dengan apa yang kita perbuat. jangan sampai kita termasuk dalam 3 golongan di atas...

Semoga melalui ibadah puasa ramadhan, kita bisa menjadi orang-orang yang semakin bertakwa, semakin berhati-hati, menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan Allah SWT...

link video kajian

==============================
Persiapkan perjalanan umroh anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour, Kunjungi kami di:

Registrasi simpanan umroh KoSPE:

#ramadhan1446H #kajian #subuh 

Manasik Umroh Naffar Tour Keberangkatan 10 November 2025

  Asrama Haji Bekasi,   Oktober 2025 Bismillah... langkah menuju Baitullah dimulai dari ilmu dan niat yang tulus 🤍  Para calon tamu Allah m...