Halaman

Selasa, 04 Maret 2025

Ramadhan Series : Sholat Kunci Surga

Resume Kajian Ba'da Subuh Masjid Dhoefulloh Al Muthoiri, Kedungwringin, Patikraja, Banyumas
4 Ramadhan 1446H / 4 Maret 2025M
Pembicara : Ust. Dr. Darsitun, M.Pd.I
Tema : Sholat Kunci Surga


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Dari Muadz bin Jabal, Rosululloh SAW bersabda:
أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ كُلِّهِ وَعَمُودِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ

“Maukah aku tunjukkan kepadamu pokok urusan itu, tiangnya, dan puncak ketinggiannya?” Aku menjawab: “Ya, wahai Rasululloh”.
Beliau bersabda: “Pokok urusan itu adalah Islam (yaitu syahadat Laa ilaaha illa Allah dan syahadat Muhammad adalah hamba dan utusanNya), tiangnya adalah sholat, dan puncak ketinggiannya adalah jihad”.
(HR. Ahmad, 5/230, 236, 237, 245; Tirmidzi, no: 2616; Ibnu Majah, no: 3872; dll. Dishohihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami’ush Shoghir, no: 5126 dan Irwaul Gholil, no. 413. Hadits ini juga dimuat di dalam Arba’in Nawawiyah, no 29 dan Riyadhus Sholihin, no. 1522, keduanya karya imam An-Nawawi)

Disebutkan juga dalam riwayatkan Imam Baihaqi, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: 
"Sholat adalah tiang agama, barang siapa mendirikannya, maka sungguh ia telah menegakkan agama (Islam) itu dan barang siapa meninggalkannya, maka sungguh ia telah merobohkan agama (Islam) itu."

Q.S. Al Ankabut : 45
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِ ۗوَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُ ۗوَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ

"Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan."

- Kita harus banyak bersyukur, bahwa di Indonesia dalam menjalankan ibadah kita dalam keadaan aman, berbeda dengan di beberapa negara lain seperti Palestina, yang untuk sholat meraka dalam keadaan was-was.

- Sholat adalah tiang agama, maka harus diperhatikan. Sepert halnya rumah, jika tiang sudah miring tapi tidak segera diperbaiki, maka akan robohlah rumah tersebut

- Sholat itu rukun Islam yang kedua setelah syahadatain. kalau orang sudah mengucapkan syahadatain, maka apa buktinya? ya dengan melaksanakan sholat. Di bulan Ramadhan ini adalah kawah candradimuka, salah satunya untuk memperbaiki sholat kita, sebagai salah satu bentuk pengabdian kita kepada Allah SWT.

- Sholat memiliki kedudukan khusus dibandingkan seluruh jenis ibadah ditinjau dari sisi pewajibannya. Bahwa Rasulullah SAW diperjalankan pada peristiwa Isra Mi'raj, dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat langsung dari Allah SWT.

- Sholat menghapus kesalahan sebagaimana air membersihkan kotoran.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَرَأَيْتُمْ لَوْ أَنَّ نَهَرًا بِبَابِ أَحَدِكُمْ ، يَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا ، مَا تَقُولُ ذَلِكَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ » . قَالُوا لاَ يُبْقِى مِنْ دَرَنِهِ شَيْئًا . قَالَ « فَذَلِكَ مِثْلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ ، يَمْحُو اللَّهُ بِهَا الْخَطَايَا »

“Tahukah kalian, seandainya ada sebuah sungai di dekat pintu salah seorang di antara kalian, lalu ia mandi dari air sungai itu setiap hari lima kali, apakah akan tersisa kotorannya walau sedikit?” Para sahabat menjawab, “Tidak akan tersisa sedikit pun kotorannya.” Beliau berkata, “Maka begitulah perumpamaan shalat lima waktu, dengannya Allah menghapuskan dosa.” (HR. Bukhari no. 528 dan Muslim no. 667)


sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ

“Antara shalat yang lima waktu, antara jum’at yang satu dan jum’at berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233)


- Sholat adalah hal yang terakhir dari agama ini yang akan dicabut dari diri seseorang. dan kalau sudah diremehkan akan menjadi remeh agama orang tersebut (perilakunya dan seterusnya)

- Salah satu adab penuntut ilmu, ilmu yang sudah diketahui bukan untuk mencari keburukan orang lain tapi untuk menjadi pengingat untuk diri sendiri

- Sholat sebagai bentuk memperkokoh persaudaraan di antara kaum muslimin

- Sholat merupakan amalan yang pertama kali dihisab di hari kiamat.

وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رَضِيَ اللهُ عَنْهُ – ، قَالَ : قاَلَ رَسُولُ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – : (( إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ، فَإنْ صَلُحَتْ ، فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ ، وَإنْ فَسَدَتْ ، فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ ، فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ ، قَالَ الرَّبُ – عَزَّ وَجَلَّ – : اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ ، فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟ ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا )) رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيثٌ حَسَنٌ ))

"Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil. Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’ Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]


- Termasuk yang bisa membantu kita untuk sempurna sholat wajib adalah dengan diikuti dengan sholat-sholat sunah (sholat tahyatul masjid, rawatib, dll)

- Orang yang mendirikan sholat, akan dekat posisi duduknya dengan Rasululloh SAW di surga
عَنْ رَبِيْعَةَ بْنِ كَعْبٍ الأَسْلَمِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «سَلْ»، فَقُلْتُ: أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الجَنَّةِ، فَقَالَ: «أَوَ غَيْرَ ذلِكَ؟»، قُلْتُ: هُوَ ذَاكَ،قَالَ: «فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُودِ». رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Dari Rabi’ah bin Ka’ab Al-Aslami radhiyallahu ‘anhu, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepadaku, ‘Mintalah (padaku).’” Aku menjawab, “Aku memohon dapat bersama denganmu di surga.” Beliau bertanya, “Apakah ada yang lain?” Aku menjawab, “Hanya itu saja.” Beliau bersabda, “Tolonglah aku untuk mendoakan dirimu dengan banyak sujud.”
(HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 489]

- Sholat adalah sebaik-baik amalan yang harus jadi perhiasan seorang muslim, sebaik-baik dilakukan untuk dipersembahkan kepada Allah SWT

مِفْتَاحُ الْجَنَّةِ الصَّلاَةُ  
"Kunci surga adalah shalat" (HR Ahmad)

Link video kajian :

===============================
Mari persiapkan perjalanan umroh dan haji khusus Anda bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE)

Info paket umroh Naffar Tour silakan klik:

Registrasi simpanan umroh KoSPE:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manasik Umroh Naffar Tour Keberangkatan 10 November 2025

  Asrama Haji Bekasi,   Oktober 2025 Bismillah... langkah menuju Baitullah dimulai dari ilmu dan niat yang tulus 🤍  Para calon tamu Allah m...