Halaman

Minggu, 27 April 2025

Pilah Pilih dalam mencari Relasi Teman Sahabat

Dalil :

Al Qur'an Surat Ali Imron ayat 103:

وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖوَاذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَاۤءً فَاَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖٓ اِخْوَانًاۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَاَنْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ ١٠٣

Artinya:
Berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, janganlah bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara. (Ingatlah pula ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.


Al Qur'an Surat Al Hujurat ayat 10 :
Allah SWT berfirman,

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Artinya: "Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat."

Al Qur'an Surat Al Hujurat ayat 11 :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim."

Al Qur'an Surat Al Hujurat ayat 12 :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱجْتَنِبُوا۟ كَثِيرًا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ ٱلظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا۟ وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."


Dari keempat ayat di atas dapat diambil kesimpulan :
  • Selalu berpegang teguh pada agama Allah (Islam) dan jangan saling bercerai-berai (harus selalu bersatu)
  • Orang-orang beriman adalah bersaudara. Damaikan (perbaiki hubungan) 2 saudara (muslim) yang sedang bertikai
  • Jangan suka mengolok-olok suatu golongan, karena bisa jadi yang diolok-olok lebih baik daripada yang mengolok-olok, juga jangan suka memanggil seseorang dengan panggilan yang buruk
  • Menjauhi "dzon" -  berprasangka buruk pada seseorang atau golongan, karena prasangka buruk itu adalah dosa 


Sungguh bersahabat dengan orang-orang yang saleh adalah nikmat yang sangat besar. Maka dari itu, sudah sepantasnya kita memahami hadits tentang sahabat berikut ini. Umar bin Khattab berkata,

ما أعطي العبد بعد الإسلام نعمة خيراً من أخ صالح فإذا وجد أحدكم وداً من أخيه فليتمسك به

“Tidaklah seseorang diberikan kenikmatan setelah Islam, yang lebih baik daripada kenikmatan memiliki saudara (semuslim) yang saleh. Apabila engkau dapati salah seorang sahabat yang saleh maka pegang lah erat-erat.” [Quutul Qulub 2/17]

Sangat banyak keuntungan memiliki sahabat yang saleh diantaranya:

Sahabat yang saleh akan selalu membenarkan dan menasehati kita apabila salah. Inilah sahabat yang sesungguhnya, bukan hanya sahabat saat bersenang-senang saja atau sahabat yang memuji karena basa-basi saja. Sebuah ungkapan arab berbunyi:

ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ

“Sahabat sejati-mu adalah yang senantiasa jujur (kalau salah diingatkan), bukan yang senantiasa membenarkanmu”

Sahabat yang saleh juga akan selalu mendoakan shahabatnya karena apabila ia mendoakan sahabatnya, sedangkan sahabatnya tidak mengetaui, maka malaikat juga meng-amin-kan doa tersebut sambil mendoakan bagi yang berdoa tadi, artinya orang yang mendoakan juga mendapatkan apa yang ia doakan kepada saudaranya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

“Sesungguhnya doa seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendoakan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan doanya. Tatkala dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.” (HR. Muslim, no. 2733)

Sifat seseorang dan kesalehan itu “menular”, dengan berkumpul bersama orang saleh, maka kita juga akan menjadi saleh dengan izin Allah. Perhatikan hadits berikut:

عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “مَثَلُ الجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ، كَحَامِلِ المِسْكِ وَنَافِخِ الكِيرِ، فَحَامِلُ المِسْكِ: إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً، وَنَافِخُ الكِيرِ: إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَةً “

“Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api (pandai besi). Adapun penjual minyak wangi, mungkin dia akan memberikan hadiah kepadamu, atau engkau membeli darinya, atau engkau mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, mungkin dia akan membakar pakaianmu, atau engkau mendapatkan bau yang buruk”.[HR. Bukhari dan Muslim]


Dari semua keutamaan memiliki sahabat yang saleh, ada keutamaan yang juga merupakan kenikmatan besar, yaitu persahabatan orang yang saleh akan berlanjut sampai surga dan akan kekal selamanya. Tentu ini kenikmatan yang sangat besar, karena antara sahabat dekat pasti tidak ingin berpisah dengan sahabat lainnya. Persahabatan sementara di dunia kemudian dipisahkan dengan kematian begitu saja, tentu bukan akhir yang indah.

Salah satu dalil bahwa akan ada persahabatan di hari kiamat akan berlanjut bahwa orang yang saling mencintai (termasuk para sahabat) akan dikumpulkan bersama di hari kiamat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ

“Setiap orang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai.’” (HR. Bukhari, no. 6170; Muslim, no. 2640)

Untuk memfasilitasi hal ini, Allah Ta’ala memberikan keutaamaan kepada seseorang untuk memberikan syafaat kepada sahabatnya yang lain, agar mereka bisa sama-sama masuk surga dan berkumpul kembali.

Hasan Al- Bashri berkata,

استكثروا من الأصدقاء المؤمنين فإن لهم شفاعة يوم القيامة

”Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman. Karena mereka memiliki syafaat pada hari klamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang syafaat antara sahabat di hari kiamat,

حتى إذا خلص المؤمنون من النار، فوالذي نفسي بيده، ما منكم من أحد بأشد مناشدة لله في استقصاء الحق من المؤمنين لله يوم القيامة لإخوانهم الذين في النار، يقولون: ربنا كانوا يصومون معنا ويصلون ويحجون، فيقال لهم: أخرجوا من عرفتم، فتحرم صورهم على النار، فيخرجون خلقا كثيرا قد أخذت النار إلى نصف ساقيه، وإلى ركبتيه، ثم يقولون: ربنا ما بقي فيها أحد ممن أمرتنا به، فيقول: ارجعوا فمن وجدتم في قلبه مثقال دينار من خير فأخرجوه، فيخرجون خلقا كثيرا، ثم يقولون: ربنا لم نذر فيها أحدا ممن أمرتنا…

“Setelah orang-orang mukmin itu dibebaskan dari neraka, demi Allah, Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh kalian begitu gigih dalam memohon kepada Allah untuk memperjuangkan hak untuk saudara-saudaranya yang berada di dalam neraka pada hari kiamat. Mereka memohon: Wahai Tuhan kami, mereka itu (yang tinggal di neraka) pernah berpuasa bersama kami, shalat, dan juga haji.

Dijawab: ”Keluarkan (dari neraka) orang-orang yang kalian kenal.” Hingga wajah mereka diharamkan untuk dibakar oleh api neraka.

Para mukminin inipun MENGELUARKAN BANYAK SAUDARANYA yang telah dibakar di neraka, ada yang dibakar sampai betisnya dan ada yang sampai lututnya.

Kemudian orang mukmin itu lapor kepada Allah, ”Ya Tuhan kami, orang yang Engkau perintahkan untuk dientaskan dari neraka, sudah tidak tersisa.”

Allah berfirman, ”Kembali lagi, keluarkanlah yang masih memiliki iman seberat dinar.”

Maka dikeluarkanlah orang mukmin banyak sekali yang disiksa di neraka. Kemudian mereka melapor, ”Wahai Tuhan kami, kami tidak meninggalkan seorangpun orang yang Engkau perintahkan untuk dientas…” (HR. Muslim no. 183).


Kaidah yang diberikan para ulama dalam kita memilih relasi, teman, sahabat, 

Menjauhi 3 golongan yang menyelisihi perintah Allah yaitu : 
  • golongan kafir, 
  • golongan yang melakukan bid'ah (menambah-nambah dalam agama), 
  • dan orang-orang yang bermaksiat (melanggar) perintah Allah

Syarat-syarat khusus untuk menjadikan seseorang menjadi relasi, teman, atau sahabat kita, yaitu:
  1. orang yang berakal, bukan orang bodoh, bukan orang gila
  2. carilah yang punya akhlak yang baik (tidak suka mencaci maki orang, mengolok-olok orang)
  3. bukan orang yang gemar melakukan ke bid'ah an
  4. bukan orang yang tamak/ambisius akan dunia
  5. bukan dari orang yang fasik (orang yang tidak takut kepada Allah)
Hak-hak yang harus kita tunaikan pada relasi, teman, atau sahabat kita :
  1. mendahulukan/menyelesaikan/membantu hajat/keperluannya
  2. menjaga lisan (misal menjaga aib teman atau sahabat kita)
  3. memberikan pengajaran (ilmu) dan nasehat tentang agama
  4. mendoakan selama masih hidup maupun sudah meninggal 

Sumber :

================================

Mari persiapkan perjalanan Haji Khusus, Umroh, dan Wisata Halal Anda bersama Naffar Tour
Info program silakan klik:

Ingin haji atau umroh, namun dana belum mencukupi??? Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE) siap memfasilitasi melalui simpanan Umroh Plus (Siroh Plus) dan Simpanan Haji Khusus (SiJiKu)
Silakan untuk registrasi di :
SiJiKu       : s.id/formHajiKhusus

#sahabat #teman #relasi #umroh #hajikhusus #naffartour

Jumat, 25 April 2025

Orang orang Beriman adalah Bersaudara

Manusia diciptakan beragam dengan tujuan saling mengenal dan bukan menghina satu sama lainnya. Hal ini tertuang pada Surat Al-Hujurat ayat 13.


يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

Latin: Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ūbaw wa qabā'ila lita'ārafū, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallāha 'alīmun khabīr(un).

Artinya: "Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti."


Dalam ayat ini, Allah SWT menegaskan bahwa manusia diciptakan dengan bangsa, suku, keturunan, kekayaan, kedudukan, sampai warna kulit berbeda agar saling mengenal serta menolong satu sama lain. Bukan saling mencemooh.

Dengan perbedaan dan keragaman yang ada, tak sedikit manusia menganggap dirinya lebih hebat dan lebih mulia dibandingkan golongan lain.

Padahal menurut Allah SWT, kemuliaan seseorang dilihat dari ketakwaannya. Disebutkan bahwa orang paling mulia di sisi-Nya adalah orang yang paling bertakwa.



Hubungan di antara orang-orang yang beriman
Allah SWT berfirman dalam Q.S Al-Hujurat ayat 10 sebagai berikut:

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

Arab latin: innamal-mu`minụna ikhwatun fa aṣliḥụ baina akhawaikum wattaqullāha la'allakum tur-ḥamụn

Artinya: "Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat."


Tafsir Menurut Kemenag
Menurut Kemenag, ayat ini menerangkan bahwa sesungguhnya semua orang-orang Mukmin itu saudara layaknya hubungan persaudaraan dalam nasab. Hal ini karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal dalam surga.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dalam hadits sahihnya, dari 'Abdullah bin 'Umar, "Muslim itu adalah saudara muslim yang lain, jangan berbuat aniaya dan jangan membiarkan melakukan aniaya. Orang yang membantu kebutuhan saudaranya, maka Allah membantu kebutuhannya. Orang yang melonggarkan satu kesulitan dari seorang muslim, maka Allah melonggarkan satu kesulitan di antara kesulitan-kesulitannya pada hari Kiamat. Orang yang menutupi aib saudaranya, maka Allah akan menutupi kekurangannya pada hari Kiamat." (HR. Bukhari).

Kemenag menerangkan lebih lanjut, persaudaraan itu mendorong ke arah perdamaian. Oleh karena itu, Allah SWT menganjurkan untuk mempertahankan persaudaraan tersebut dalam rangka memelihara ketakwaan pada-Nya.

Dalam hadits nabi yang diriwayatkan dalam Muslim dan Abu Ad-Darda' mengatakan, "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang gaib, maka malaikat berkata "Amin dan semoga kamu pun mendapat seperti itu." (HR. Muslim & Abu Ad-Darda')

Berdasarkan hadits di atas, sangat relate untuk kita terapkan, terutama bagi saudara-saudara kita di Palestina. Kita yang belum mampu untuk memberikan bantuan tenaga dan materi, maka doa lah yang sangat bisa kita lakukan, agar saudara-saudara di Palestina selalu diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan yang bertubi-tubi...

================

Info umroh, haji khusus, dan wisata halal Naffar Tour silakan hubungi kami di:

Ingin berumroh dan haji khusus, namun dana belum mencukupi,???
Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE) siap memfasilitasi Anda melalui Simpanan Umroh Plus & Simpanan Haji Khusus. Registrasi dapat dilakukan dengan mengklik link berikut ini :

#umroh #hajikhusus #naffartour


Jumat, 18 April 2025

Waspada dengan Fitnah Dajjal, Fitnah Terbesar Akhir Zaman


Siapakah Dajjal?

Dajjal, dalam ajaran Islam, merupakan salah satu tanda-tanda besar hari kiamat. Namanya sering disebut dalam hadis-hadis sahih sebagai sosok yang akan menimbulkan fitnah (cobaan) terbesar di akhir zaman.

Kata Dajjal berasal dari kata dajala, artinya, menutupi (sesuatu). Kamus Lisanul ’Arab mengemukakan beberapa pendapat mengapa disebut Dajjal. Disebut Dajjal karena ia adalah pembohong yang menutupi kebenaran dengan kepalsuan. Dajjal ini tidak diceritakan dalam Al-Qur’an, akan tetapi banyak diceritakan dalam hadits Nabi Muhammad saw.

Dajjal akan mengaku sebagai tuhan dan menunjukkan berbagai mukjizat palsu, seperti menghidupkan orang mati dan menumbuhkan tanaman di lahan yang gersang. Namun, semua itu hanyalah ilusi untuk menyesatkan manusia. Dajjal juga memiliki ciri fisik yang khas, yaitu bermata satu, dan di dahinya terdapat tulisan “kha, fa, ro” yang berarti kafir serta dapat dilihat oleh orang yang beriman.

Dajjal ini merupakan sosok lelaki yang akan hadir di akhir zaman mendekati kiamat. Hadirnya Dajjal di tengah-tengah masyarakat akan menjadi ujian yang sangat berat bagi umat manusia sekaligus penebar fitnah dan kesesatan. Ia pun akan mendatangi seluruh tempat di muka bumi kecuali Mekah, Madinah, serta Baitul Maqdis. Mengapa Dajjal tidak mendatangi Mekah, Madinah, dan Baitul Maqdis? Karena tempat-tempat suci itu dijaga oleh banyak malaikat. Sehingga Dajjal tak mampu memasukinya.


“Dan dia akan muncul di muka bumi seluruhnya, kecuali dua tempat suci (Mekah dan Madinah) serta Baitul Maqdis.” (H.R. Bukhari, Ahmad, & Tirmidzi).

Bila mengikuti Dajjal karena menganggapnya tuhan karena kesaktiannya, maka orang-orang yang mengikutinya termasuk orang-orang yang ingkar dan balasannya neraka. Sementara jika tak mengikuti Dajjal maka ia termasuk orang-orang yang beruntung yang akan mendapatkan surga.


Kendaraan Dajjal

Dalam sejumlah hadits, disebutkan bahwa Dajjal ini matanya buta sebelah, putih berkilau, dan berambut tebal. Dalam hadits yang lain juga dikatakan bahwa Dajjal pun tubuhnya pendek dan kakinya bengkok. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa Dajjal ini tubuhnya tinggi dan jarak antara dua telinga keledai tunggangannya adalah empat puluh hasta. (1 hasta = 45 cm, berarti 40 hasta = 1800 cm atau 18 m). Ini menandakan bahwa keledai tunggangan Dajjal adalah hewan yang besar/raksasa.

“Dajjal menunggang seekor keledai aqmar. Jarak antara kedua telinga keledai itu adalah empat puluh hasta.” (H.R. Ahmad & Hakim).

Dalam hadits yang lain pun dikatakan bahwa, “Ia akan menunggangi keledai putih yang satu langkahnya sama dengan satu mil jaraknya. Keledai tersebut memakan api dan menghembus asap, dapat terbang di atas daratan dan menyeberangi lautan.” Apabila mempelajari ciri-ciri kendaraan Dajjal, maka bisa saja bukan hewan keledai pada umumnya. Namun, bisa juga berbentuk pesawat terbang super cepat. Wallohu’alam bishawab.

“Selanjutnya, Rasulullah juga mengabarkan mengenai durasi Dajjal berada di bumi. Dalam buku Tanda-Tanda Kiamat: Tanda-Tanda Besar oleh Mahir Ahmad Ash-Shufiy, an-Nuwas bin Sam’an meriwayatkan, dia mengatakan bahwa para sahabat bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, berapa lama Dajjal di muka bumi?”

Nabi saw. bersabda,
“Empat puluh hari. Satu hari seolah selama setahun, satu hari seolah selama sebulan, satu hari seolah selama sepekan, padahal lama semua hari sama seperti lamanya hari-hari kalian saat ini.”

Tidak hanya itu, sahabat kembali bertanya, ‘Pada hari yang seolah setahun itu, apakah kami cukup mendirikan salat untuk satu hari, ya Rasul?’ Beliau menjawab, “Tidak. Perkirakanlah sesuai dengan kadarnya.” (H.R. Muslim).

Nabi Isa a.s. yang Akan Membunuh Dajjal

Disebutkan bahwa Dajjal a.s. setelah perjalanannya mengelilingi bumi selama 40 hari akan bertemu dengan Nabi Isa a.s. di pintu/gerbang Ludd/Lod Palestina. Di tempat inilah Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa a.s.

“Isa mencari Dajjal hingga menemuinya di pintu Ludd lalu membunuhnya. Setelah itu Isa ibn Maryam mendatangi suatu kaum yang dijaga oleh Allah dari Dajjal. Ia mengusap wajah-wajah mereka dan menceritakan tingkatan-tingkatan mereka di surga.” (H.R. Muslim).

Nabi Isa a.s. akan menyerbu Dajjal dan pasukannya pada subuh hari. Tentang kisah penumpasan Dajjal dan pasukannya diabadikan dalam hadits Rasulullah saw. berikut ini:

“Ketika malam yang gelap menyelimuti bumi, kaum mukminin saling berkata satu sama lain, ‘Apa lagi yang kalian tunggu untuk menyusul saudara-saudara kalian ke keridhaan Allah Swt.? Siapa pun yang mempunyai kelebihan makanan hendaknya memberikannya kepada saudaranya. Salatlah hingga fajar terbit, lalu segera tunaikan salat Subuh. Setelah itu, serbulah musuh kalian, raih mati syahid, atau kemenangan.’

Kemudian datanglah malam yang pekat, sehingga seseorang tidak dapat melihat tangannya sendiri. Saat itulah Isa bin Maryam turun. Saat seorang lelaki berbaju besi tiba-tiba muncul, orang-orang bertanya, ‘Siapa kamu?

Dia menjawab, ‘Aku adalah hamba Allah dan kalimah-Nya: Isa.’

Isa bin Maryam lalu menyeru kaum muslimin, ‘Wahai manusia, apa yang menghalangi kalian untuk keluar menyerbu si pendusta jahat itu?’

Orang-orang berkata, ‘Ini adalah jin.’ Mereka pun berlarian. Tetapi ternyata mereka berhadapan dengan Isa bin Maryam.

Kemudian ketika salat dilaksanakan, Isa a.s. diminta menjadi imam, tapi dia berkata, ‘Biar imam kalian saja yang maju dan mengimami kalian.

Setelah melaksanakan salat Subuh, kaum muslimin menyerbu Dajjal. Melihat itu, si pendusta terbesar ini mencair seperti garam yang larut di dalam air. Isa bin Maryam mengejarnya lalu membunuhnya.

Bahkan pohon dan bebatuan pun memanggil-manggil, ‘Wahai ruh Allah, ini ada Yahudi bersembunyi di sini.’

Tidak ada seorang pun yang dahulu mengikuti Dajjal yang tidak dibunuh oleh Isa a.s.” (H.R. Ahmad).



Tips Agar Selamat dari Fitnah Dajjal

Ada beberapa tips yang bisa kita perbuat agar selamat dari fitnah Dajjal. Berikut penjelasannya!

1. Berpegang Teguh pada Al-Qur’an dan Sunah Rasulullah saw.

Salah satu cara utama untuk selamat dari fitnah Dajjal adalah dengan selalu berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunnah Nabi Muhammad saw. Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang akan membimbing umat manusia di tengah-tengah fitnah dan kesesatan. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis, Rasulullah saw. telah memberikan petunjuk yang lengkap untuk menghadapi fitnah-fitnah akhir zaman, termasuk Dajjal.

2. Menghafal dan Membaca Surah Al-Kahfi

Salah satu cara yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. untuk melindungi diri dari fitnah Dajjal adalah dengan membaca dan menghafal sepuluh ayat pertama atau sepuluh ayat terakhir dari surah Al-Kahfi. Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. bersabda:

“Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari fitnah Dajjal.” (H.R. Muslim).

Surah Al-Kahfi berisi kisah-kisah yang memberikan pelajaran penting tentang ujian keimanan dan kesabaran yang sangat relevan untuk menghadapi fitnah Dajjal.


3. Memohon Perlindungan kepada Allah Swt. dari Fitnah Dajjal

Rasulullah saw. menganjurkan umatnya untuk selalu berdoa memohon perlindungan dari fitnah Dajjal, terutama setelah tasyahud akhir dalam salat. Dalam sebuah hadis, beliau saw. bersabda:

“Apabila salah seorang dari kalian selesai tasyahud akhir, hendaklah ia berlindung kepada Allah Swt. dari empat hal: dari siksa neraka Jahanam, dari siksa kubur, dari fitnah hidup dan mati, serta dari fitnah Dajjal.” (H.R. Muslim).

4. Menjauhi Tempat Kemunculan Dajjal

Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Dajjal akan muncul di wilayah antara Syam dan Irak, dan akan bergerak ke berbagai tempat untuk menyebarkan fitnahnya. Rasulullah saw. memperingatkan umatnya untuk tidak mendekati atau terlibat dengan Dajjal. Jauhkan diri dari tempat-tempat yang menjadi pusat fitnah agar tidak terpengaruh oleh tipu dayanya.

5. Menambah Amal Ibadah dan Ketakwaan

Ketika fitnah besar seperti Dajjal muncul, hanya orang-orang yang memiliki keimanan kuat dan ketakwaan yang tinggi yang akan mampu bertahan. Rasulullah saw. menyebutkan bahwa fitnah Dajjal akan begitu kuat sehingga sebagian orang yang lemah iman bisa terjerumus dalam kesesatan. Oleh karena itu, meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan sejak dini adalah langkah penting agar kita siap menghadapi segala cobaan akhir zaman.

Sumber : 
https://www.rumahzakat.org/hadits-hadits-mengenai-dajjal/
https://www.rumahzakat.org/tips-selamat-dari-fitnah-dajjal/

================
Mari persiapkan perjalanan ke Baitullah bersama Naffar Tour dan Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur
Info paket berjalan silakan kunjungi kami di :

Ingin ke Baitullah tapi terkendala dana??? Yuk buka simpanan umroh di Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE), registrasi dengan klik link berikut ini:

Kamis, 17 April 2025

VIRAL!!! SEKDES DI PASURUAN GENDONG IBU SAAT UMROH

 
Seorang anak dan ibu asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Zainal Abidin (43) dan Umi Hanik (80), mendadak viral setelah unggahan videonya beredar luas saat melaksanakan ibadah umrah. Zainal Abidin menggendong ibunya yang tengah melakukan tawaf. 

Video yang diposting di akun TikTok ojinvonito77 telah dilihat sebanyak 1,9 juta orang. Beragam pujian juga membanjiri akun yang sama dengan mencapai 5.639 komentar. Bahkan, video yang berdurasi 17 detik itu telah diposting ulang lebih dari 3.000 kali. "Saya baru tahu dua hari yang lalu kalau ada video itu banyak yang melihat. Itu akun milik kakak saya," ujar Zainal Abidin pada Selasa (15/4/2025).



Ebit, sapaan Zainal Abidin, mengaku niat umrah sebenarnya sudah dinantikan sejak tahun 2019. Namun saat itu, wabah Covid-19 melanda, yang harus menundanya untuk pergi umrah. Di tahun 2023, setelah wabah Covid-19 berlalu, Ebit kembali berniat untuk berangkat menunaikan ibadah umrah.

Sayangnya, niat baik untuk mengajak ibunya ke Tanah Suci juga tertunda karena kondisi sang ibu sedang sakit parah. "Saya akhirnya tetap berangkat umrah sendiri tanpa ibu. Saya berdoa dan bernadzar jika ibu sehat, kembali umrah bersama," katanya. Tepat pada tanggal 5 April lalu, akhirnya niat Ebit pun terlaksana. Ia mengajak ibunya pergi umrah karena kondisi kesehatan ibunya sudah mulai membaik dan bisa berjalan walaupun harus dituntun. "Ibu saya mau diajak umrah asal bisa menjalankan tawaf di pelataran sekitar Kakbah dan bisa menyentuh sudut Rukun Yamani dan Multazam. Nah, itu yang membuat hati saya tergerak untuk menggendong saat menjalankan tawaf," ujarnya.

Selama berada di Mekkah selama 4 hari, ia berkesempatan menggendong ibunya bertawaf sebanyak dua kali.



Ia sempat jatuh sakit karena kelelahan dan masuk rumah sakit. Namun, dia tetap bersyukur bisa mengantar ibunya ke Tanah Suci. "Saya juga sempat kelelahan, namun saya tetap bersyukur dapat mengantar ibu ke Mekkah," imbuhnya. Zainal Abidin adalah anak kedua dari pasangan H. Hanafi dan Umi Hanik, dan berprofesi sebagai sekretaris desa setempat.

Selain itu, ia juga memelihara kambing untuk menunjang kebutuhan ekonominya. Mukhamad Khozin, kakak kandung Zainal Abidin sekaligus pengunggah pertama video tersebut, mengaku kaget jika video itu viral. Karena saat itu, ia hanya kangen saat ditinggal ibunya yang pergi umrah bersama adiknya.



Ia mendapatkan video itu dari kiriman travel yang turut membantu kepergian umrah adiknya. "Saya kaget melihat banyaknya komentar di TikTok. Saya juga sebenarnya ingin membersamai ibu. Semoga video itu bisa menjadi contoh yang baik untuk kita semuanya," katanya.

Sumber: Kompas.com

======================
Mari persiapkan perjalanan umroh, haji plus, dan wisata halal bersama kami, Naffar Tour

Info paket berjalan, kunjungi kami di:

Ingin ke Baitullah tapi terkendala biaya???
Koperasi Syariah Pesantren Entrepreneur (KoSPE) siap memfasilitasi keinginan Anda melalui Simpanan Umroh Plus (SiRoh Plus) dan Simpanan Haji Khusus (SiJiKu)
Registrasi pembukaan simpanan Umroh Plus KoSPE silakan klik link berikut ini:

#umroh #hajikhusus #halaltour #naffartour #kospe


Rabu, 16 April 2025

Sah... Naffar Tour memiliki Izin PIHK

 

Apa Itu Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK)?

Penyelenggara Ibadah Haji Khusus atau yang biasa disingkat PIHK adalah biro atau perusahaan perjalanan yang secara resmi mendapatkan izin dari pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyelenggarakan ibadah haji khusus.

 

Haji khusus sendiri merupakan bagian dari kuota haji non-reguler, yang biasanya dikenal juga sebagai haji plus. Jamaah haji khusus mendapatkan pelayanan lebih eksklusif dibanding haji reguler, baik dari segi akomodasi, transportasi, waktu tunggu, hingga bimbingan ibadah.


Perbedaan PIHK dan PPIH

  • PIHK (Haji Khusus) → Diselenggarakan oleh swasta dengan izin resmi, biaya lebih tinggi, pelayanan premium, masa tunggu lebih pendek.
  • PPIH (Haji Reguler) → Diselenggarakan oleh pemerintah, biaya lebih terjangkau, kuota besar, masa tunggu lebih lama.

Pentingnya Memilih PIHK Resmi

Bagi calon jamaah haji khusus, sangat penting untuk memastikan bahwa travel yang dipilih memiliki izin PIHK resmi. Hal ini menyangkut keamanan, kejelasan kuota, dan kenyamanan selama ibadah. PIHK resmi akan tercantum dalam daftar yang dikeluarkan oleh Kemenag setiap tahunnya.


Naffar Tour Resmi Mengantongi Izin PIHK

Naffar Tour dengan tagline "Layanan yang Memuliakan" merupakan perusahaan travel resmi yang menjunjung tinggi profesionalisme dan kepercayaan konsumen dalam pelayanannya. 

 


Dan untuk semakin menambah layanan bagi para calon tamu Allah, Alhamdulillahirobbil'alamiin Naffar Tour telah resmi mengantongi izin PIHK (No PIHK : 91202057202990003), melengkapi izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU No. U0394/2020) yang telah dimiliki sebelumnya.

 

Dengan memiliki izin PIHK, maka Naffar Tour telah resmi mendapatkan izin dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk menyelenggarakan / melayani Ibadah Haji Khusus.




Info lebih lengkap layanan Haji Khusus Naffar Tour dapat menghubungi kami di nomor Whatsapp berikut ini :


#hajikhusus #izinPIHK #naffartour
 

Manasik Umroh Naffar Tour Keberangkatan 10 November 2025

  Asrama Haji Bekasi,   Oktober 2025 Bismillah... langkah menuju Baitullah dimulai dari ilmu dan niat yang tulus 🤍  Para calon tamu Allah m...